Ada Kamu di Sela Waktu Luangku

Kisah yang telah lama usai di 2012

Jumpa tak pernah lama sedihnya kurasa banyak

Tapi entah kenapa selalu ada bayangmu kembali, melintas?

Bodohnya pintu untuk kenanganmu kubuka.


Bukannya ku tak bahagia dengan apa yang sekarang ku punya.

Namun tetap kamu, kamu lagi di waktu luangku. 

Perih sadar kau tak rasa apa yang kurasa, menangis.

Mengapa kau bisa baik-baik?


Kuucap namamu kala hujan membasahi pipi

Gumamku menggema apa yang ia punya dan ku tak punya

Hampir gila ingin kukirim pesan panjang untukmu

Termyata, aku tidaklah segila itu


Ku tahu kamu tak lagi ingin tahu tentangku lagi

Tak apa memang sudah tugasmu menjadi ayah dan suami yang baik

Jika di dunia tak ku dapatkan jawabnya, kelak akan kutanyakan “Tuhan, kenapa bukan aku dan mengapa kami bertemu?”

Comments

Popular posts from this blog

Unreleased; Tetap

For The Last Time #1