Posts

Showing posts from 2025

To: Dika

​….. Ka, kamu bahagia banget ya sekarang? Aku, aku bahagia dengan  hidupku, tapi kenapa aku masih terus dihantui bayang-bayang masa lalu kita? Hampir setiap hari, masih. Gila ya? Aku masih terjebak, atau aku masih belum terima? Padahal kita sudah tidak bersua dan bertemu lebih dari 10 tahun. Ka, kenapa? 

Unreleased; Thankyou, sorry.

Semarang,15 Desember 2015 Hai, kamu. mungkin ucapan maaf saja tak akan pernah mampu mengobati perihmu. Seberapa keras, seberapa sering kamu meyakinkanku bahwa kamu baik-baik saja, ketahuilah, aku pernah merasakan sakitnya menjadi kamu. Walaupun harus aku akui, mungkin yang kamu alami lebih dari yang pernah aku rasakan sebelumnya. Tapi percayalah, hanya dengan melihat raut wajahmu, aku, entah bagaimana bisa tiba-tiba merasakan nyeri di dadaku. Seperti yang sudah aku katakan sebelumnya, maaf saja tak akan pernah cukup. Tapi sungguh aku tak jemu-jemunya mengucapkan maaf sebagai permulaan pembicaraanku denganmu. Aku harap kamu tidak bosan mendengarkan rentetan maaf yang seringkali aku katakan. Jikalau kamu bosan, kamu boleh saja menutup telinga, mengacuhkanku, lantas pergi meninggalkanku lalu biarkan aku mencaci diriku sendiri, seorang diri, di sini.

Unreleased; Tetap

“You have a way of coming easily to me and when you take.. You take the ‘very best’ of me...” Lantunan Cold As You – Taylor Swift menjadi teman satu-satunya Ara untuk melepas penat siang ini. Sengatan matahari Semarang cukup membuat Ara pusing dan akhirnya memilih untuk langsung merebahkan diri di kasur sesampainya di kos-an. Ara terdiam beberapa saat. Bingung. Ada sesuatu yang memaksa keluar di benak Ara. Ara buka lagi folder pesan di handphone miliknya. “Emang kamu mau kayak gini sampai seterusnya? Nyadar kan umur kita sebaya?” Ara menarik nafas panjang. Memejamkan mata lalu............. Tangerang, 22 November 2011                 Ara tidak pernah membayangkan hari ini Dika berada di sampingnya. Berdua saja, hanya berdua saja tanpa ada orang lain melainkan pengunjung mall lain yang tak Ara dan Dika kenal. Ara dan Dika baru saja beranjak pergi dari bioskop setelah menonton film Twilight. Ara ...

Ada Kamu di Sela Waktu Luangku

Kisah yang telah lama usai di 2012 Jumpa tak pernah lama sedihnya kurasa banyak Tapi entah kenapa selalu ada bayangmu kembali, melintas? Bodohnya pintu untuk kenanganmu kubuka. Bukannya ku tak bahagia dengan apa yang sekarang ku punya. Namun tetap kamu, kamu lagi di waktu luangku.  Perih sadar kau tak rasa apa yang kurasa, menangis. Mengapa kau bisa baik-baik? Kuucap namamu kala hujan membasahi pipi Gumamku menggema apa yang ia punya dan ku tak punya Hampir gila ingin kukirim pesan panjang untukmu Termyata, aku tidaklah segila itu Ku tahu kamu tak lagi ingin tahu tentangku lagi Tak apa memang sudah tugasmu menjadi ayah dan suami yang baik Jika di dunia tak ku dapatkan jawabnya, kelak akan kutanyakan “Tuhan, kenapa bukan aku dan mengapa kami bertemu?”